Kutipan BERPERANG DEMI TUHAN (By. Karen Armstrong)

Posted by praftiwi on Saturday, January 8, 2011

Oh, dunia, dunia, ketika aku masih muda, aku kira ada suatu hukum yang mengatur diri dan tindakanmu. Tapi sekarang kau tampak seperti labirin kesalahan, gurun pasir yang menakutkan, sarang binatang liar, permainan dimana manusia berputar-putar didalamnya… lapangan berbatu, padang rumput yang  penuh dengan ular, anggrek yang mekar tapi gundul, air mancur kegelisahan, sungai air mata, lautan kepedihan, harapan hampa” (PLEBERIO)

mereka penuh dengan kegamangan, rasa bangga diri, dan kesombongan. Mereka yakin bahwa mereka ahli di semua bidang. Mereka kira mereka tidak akan dianggap pintar jika mereka setuju untuk belajar dari orang-orang yang memang terdidik dalam hal hukum-hukum suci, sehingga mereka memalsukan sains yang hebat dengan mengontradiksikan apa yang mereka tidak pahami” (OROBIO)

mengapa  kaum yahudi mengira bahwa Tuhan hanya memilih mereka? Tuhan apakah ini? Bukankah lebih logis menganggap Tuhan sebagai sebab pertama, dan bukannya sebagai entitas pribadi yang menitahkan seperangkat hukum barbar yang tidak masuk akal?” (PRADO)

“Tuhan sebenarnya hanyalah suatu totalitas alam”  (SPINOZA); menganggap studi  dan pemikiran filosofis sebagai doa. Ini dijelaskan dalam short treatise on God (1661) yang menyatakan bahwa Tuhan bukanlah objek yang harus diketahui. Tuhan hanyalah prinsip pemikiran kita.

agama Islam itu adalah kebenaran sejati” (SHABBETAI); mengatakan bahwa dia diutus sebagai Messiah baik bagi kaum Yahudi maupun non-Yahudi. Shabbbetai membantah bahwa dia memeluk Islam karena adanya tekanan atau paksaan.

aku katakan kepadamu bahwa siapa pun yang ingin menjadi ksatria haruslah tidak beragama. Artinya, mereka harus menggapai kebebasan dengan kekuatan mereka sendiri” (FRANK); memandang dosa dan sikap tidak tahu malu adalah satu-satunya jalan untuk mendapatkan penyelamatan dan untuk menemukan Tuhan.

 Umat Islam hanya berjumlah sepertiga penduduk dunia, namun mereka tersebar begitu merata di sepanjang Timur Tengah, Asia, dan afrika, sehingga kerajaan Islam dianggap sebagai mikrokosmos sejarah dunia, sebuah anggapan yang menandakan bagaimana kaum muslim mampu menempati sebagian besar dunia berperadaban pada masa awal modern.... 




blog comments powered by Disqus
tinggalkan komentar yaaa ^_^




Make a free website with Yola